Sibolga-fbinews
Akibat hujan yang berkepanjangan menimbulkan bencana alam tanah longsor di jalan SM.Raja Gg Ampera Kel.Pancuran Bambu Sibolga,kecamatan sibolga sambas pada hari Rabu 24/08/2022 pukul 23.00 wib.dampak dari tanah longsor tersebut mengenai bahagian belakang rumah milik Ayu Lestari, bahagian dapur rumah milik Jumirin yang mengalami kerusakan tertimbun tanah pada dinding rumah dan kamar mandi serta tidak menimbulkan korban jiwa.
Kerugian material 10 (sepuluh) lembar seng hancur tertimpa tanah,papan kayu dan balok (hancur tertimpa tanah), yang mana di perkirakan kerugian sekira Rp 5.000.000,- (limajuta)rupiah.
Kapolres Sibolga AKBP Taryono raharja SH,SIK menyampaikan melalui Kasihumas polres AKP R. Sormin S, A,g atas kronologi kejadian longsor ini Rabu tgl 24 Agustus 2022 sekira pukul 22.00 Wib, terjadi curah hujan yang sangat lebat di seluruh wilayah kota Sibolga, yang mana pemilik rumah atas nama Jumirin bersama istrinya pergi mengungsi ke rumah saudaranya, dikarenakan takut akan terjadi longsor sedangkan pemilik rumah An. Ayu Lestari tidak menempatinya dan tidak tinggal di rumah tersebut karena rumah tersebut rencananya akan di kontrakkan oleh pemilik rumah,
dan pada keesokan harinya pada hari Kamis tanggal 25 Agustus 2022 sekitar pukul 06.00 Wib, pemilik rumah an. Jumirin naik kembali ke rumahnya untuk mengecek keadaan rumah miliknya serta dia mendapati bahwa rumahnya bagian kamar mandi sudah ada tanah yang masuk merusak dinding kamar mandi yang terbuat dari seng, sedangkan rumah An. Ayu Lestari bagian dapur dari rumah tersebut sudah hancur tertimbun oleh tanah, warga sekitar melakukan evakuasi dan pembersihan material akibat tanah longsor, sekira pukul 10.00 Wib,
Perbaikan dan pembersihan materil longsor dihentikan akibat cuaca, lanjut kasihumas menghimbau agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana longsor khususnya yang berdekatan langsung dengan perbukitan agar tetap waspada.(vanhtb)
Sumber Humas Res Sibolga