FBINewssumut.net
Sibolga,Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja,SH,SIK,MH menghadiri kegiatan dialog interaktif Repelita FKUB bersama pemuda lintas agama se kota Sibolga dengan mengusung tema " Revitalisasi kerukunan dan solidaritas dikalangan pemuda menuju generasi yang berkemajuan dikota Sibolga negeri berbilang kaum perekat umat beragama" hari Sabtu 22/10/2022,pukul 10.00 wib bertempat di aula kantor FKUB Sibolga di Jl.R.Suprapto No.56 Kelurahan Pasar Belakang, Kec.Sibolga Kota, kota Sibolga.
sekota sibolga tersebut,Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja, S.H, S.I.K, M.H,
Sekertaris FKUB Sibolga Pdt. Aratua Opusunggu, S.Th,
Ketua Repelita pemuda FKUB Sibolga Wandi Pranata, S, Pd,
Sekertaris Repelita pemuda FKUB Sibolga Joshua Antoni Simare - mare, SE
Pemuda Repelita FKUB berjumlah 17 orang.
Sambutan oleh ketua Repelita pemuda FKUB Sibolga Wandi Pranata, S, Pd
Mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kapolres Sibolga dan apresisi sebesar - besarnya atas kesempatan waktu dalam rangka acara dialog interaktif repelita FKUB kota Sibolga.
Bahwa Repelita FKUB yg tergabung yaitu dari Pemuda Islam, Kristen, Katholik dan Budha dalam rangka merajut silaturahim dan mensosialisasikan gerakan yang ada diwadah FKUB.
Sambutan Sekretaris FKUB Sibolga :
Menyampaikan rasa hormat kepada Bapak Kapolres Sibolga dan cinta kasih kami kepada Pemuda Repelita FKUB Sibolga,dalam ajaran agama apapun mempunyai Ormas agama dengan tujuan melestarikan agama tersebut di masa akan datang dan menyatukan antar sesama.
FKUB kota Sibolga berdasarkan hasil Rakorda Provinsi tahun 2019 diwajibkan membentuk Forum Pemuda Kerukunan Umat Beragama dan Forum Perempuan Kerukunan Umat Beragama sebagai cikal bakal relawan kerukunan.
FKUB tidak bertujuan menyatukan satu agama namun menciptakan kerukunan umat beragama.
Paparan Kapolres Sibolga selaku narasumber dalam rangka Dialog Interaktif Repelita FKUB bersama Pemuda lintas Agama Se - Kota Sibolga ada tujuh poin yang di sampaikan
1. Latar belakang revitalisasi suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya eksis, sehingga revitalisasi berarti menjadikan sesuatu atau perbuatan untuk menjadi vital.
2. Kerukunan dan solidaritas di kalangan pemuda kota Sibolga dengan semboyan kota berbilang kaum sebagai perekat umat beragama, mengingat berbagai suku dan bangsa yang mendiami Sibolga seperti Batak,Minang,Nias, Tionghoa,Jawa dan lainnya maka semboyan *Negeri berbilang kaum* telah mengakar dalam kehidupan bersama sehingga diharapkan kota Sibolga dapat dijadikan miniatur kemajemukan agama di Indonesia.
3. Kondisi saat ini, dengan perkembangan zaman yang sudah memasuki era teknologi 5.0 kondisi kerukunan dan solidaritas di kalangan masyarakat secara umum dan di kalangan Pemuda secara khusus mengalami perubahan perubahan, hal ini terjadi karena berkurangnya intensitas pertemuan secara tatap muka atau melalui sarana teknologi yang dapat dijadikan sebagai pengingat hubungan silaturahmi.
4. Faktor - faktor yg mempengaruhi (eksternal dan Internal)
5. Kondisi yg diharapkan, yaitu Pemuda memiliki peran sebagai motor penggerak utama untuk kemajuan bangsa dalam berbagai bidang baik bidang ekonomi kreatif, olahraga dan pelopor Kamtibmas serta kerukunan umat beragama
6. Upaya yg dilakukan, yaitu analisa Swot dan Teori Komunikasi.
7. Kesimpulan dan saran, untuk meningkatkan potensi Pemuda sebagai salah satu penyangga kerukunan umat beragama di kota Sibolga maka perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut :
Menggelar even olah raga dan kesenian baik tingkat lokal,Nasional maupun Internasional yang dapat digunakan sebagai sarana untuk membina dan meningkatkan potensi pemuda.
Memberikan edukasi atau pelatihan kepada pemuda sehingga meningkatkan jumlah pemuda yang produktif dan memiliki potensi untuk membina kerukunan umat beragama.
Mendorong pemuda untuk berperan sebagai pihak yang dapat menyelesaikan permasalahan apabila terjadi konflik sosial di tengah masyarakat kota Sibolga
Menghimbau para tokoh pemuda untuk mensosialisasikan atau memberikan teladan kerukunan umat beragama baik dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam media sosial.
Giat Dialog Interaktif Repelita FKUB bersama Pemuda lintas Agama Se - Kota Sibolga berakhir Pkl. 11.15 Wib, berjalan dengan tertib dan lancar.(vanhtb)
( Sumber Humas Res Sibolga)